Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Seni dan Budaya

Komposisi dan Desain Tari

A.        Komposisi Tari K omposisi tari  merupakan seni membuat/merancang struktur ataupun alur sehingga menjadi suatu pola gerakan-gerakan. Istilah komposisi tari bisa juga berarti  navigasi  atau koneksi atas struktur pergerakan. Hasil atas suatu pola gerakan terstruktur itu disebut pula sebagai koreografi. Orang yang merancang koreografi disebut sebagai koreografer. Komposisi tari terdiri dari : 1.   Bentuk (pose) Bentuk (pose) adalah posisi tubuh sebelum bergerak. Terbagi menjadi empat, yaitu terbuka, tertutup, asimetris, dan simetris. 2.   Gerak Gerak adalah posisi tubuh menggerakkan bentuk. 3.   Pola lantai Pola lantai adalah arah atau garis langkah yang dilalui oleh penari. Pola lantai terbagi menjadi dua, lurus dan lengkung. 4.    Arah hadap Arah hadap adalah arah posisi tubuh penari. 5.    Tataran atau level Tataran atau level adalah tingkatan posisi tubuh penari. Terbag...

RAGAM SENI RUPA DAERAH

            Seni rupa nusantara sangat beragam. Berdasarkan objek nya, ada seni rupa dengan objek manusia, hewan, tumbuhan, dan alam. Berdasarkan tema nya ada yang tentang kehidupan hewan, tentang alam, manusia dan kegiatannya, manusia dengan alam sekitar, manusia dengan alam khayal, dan masih banyak lagi. Di lihat dari wujudnya, seni ini ada yang dua dimensi (gambar, lukisan, grafis) dan tiga dimensi (patung, kriya, desain). 1.     Gambar Menggambar merupakan proses perekaman objek pada bidang dua dimensi melalui media dengan kriteria antara lain: ketepatan/kemiripan bentuk dan warna, dengan memperhatikan perspektif, proporsi, komposisi, gelap terang, serta bayang-bayang objek yang digambar. Jadi menggambar bersifat objektif. Contoh karya: gambar bentuk, gambar model, gambar ilustrasi, dan ragam hias. Kaligrafi merupakan perpaduan antara seni gambar dan seni menulis. Dalam kaligrafi ini tulisan Arab diben...

PRINSIP SENI RUPA

Prinsip-prinsip seni rupa disebut juga dengan kaidah-kaidah yang menjadi pedoman dalam berkarya seni rupa. Prinsip seni rupa yaitu : kesatuan, keseimbangan, irama, pusat perhatian, dan keselarasan. Dengan kesatuan (unity) , unsur-unsur dalam sebuah karya seni rupa saling bertautan. Tidak ada lagi bagian yang berdiri sendiri. Keseimbangan berarti kesamaan bobot dari unsur-unsur karya. Secara wujud dan jumlahnya unsur-unsur karya. Secara wujud dan jumlahnya mungkin tak sama, tapi nilainya dapat seimbang. Macam keseimbangan yakni:terpusat/sentral, diagonal, simetris, dan asimetris. Contoh Keseimbangan simetris Contoh keseimbangan asimetris Irama dalam seni rupa diusahakan lewat penyusunan unsur-unsur yang ada atau pengulangan dari unsur-unsur yang diatur. Pusat perhatian adalah unsur yang sangat menonjol atau berbeda dengan unsur-unsur yang ada disekitarnya. Untuk menciptakan pusat perhatian, kita bisa menempatkan unsur yang paling dominan. Keselarasan...

UNSUR SENI RUPA

Karya seni rupa, terutama karya seni dua dimensi, terdiri dari dua unsur titik, garis, bidang, ruang, warna, tekstur dan gelap terang. Dari perpaduan selaras unsur-unsur inilah terbentuk karya seni rupa yang indah. Titik merupakan unsur rupa yang paling sederhana. Unsur titik akan tampak berarti apabila jumlahnya cukup banyak atau ukurannya diperbesar hingga menjadi bintik. Garis merupakan unsur rupa yang terbuat dari rangkaian titik yang terjalin memanjang menjadi satu. Ada empat macam garis yaitu garis, lurus, garis lengkung, garis patah-patah, dan garis spiral atau pilin. Garis lurus berkesan keras dan tegas. Garis lengkung berkesan lembut dan lentur. Garis patah-patah berkesan kaku. Garis spiral berkesan luwes. Lukisan "Sirkus" tahun 1981 karya Georges Seurat ini dibuat dengan teknik pointilisme, gambar terbentuk dari sekumpulan titik (point). untuk sebidang warna, Seurat memakai titik aneka warna Lukisan "Potret Diri" Vincent Van Gog...