Langsung ke konten utama

Akhlak Lil Banat Juz 1 Bab 29. SEBELUM BERANGKAT KE SEKOLAH

-1- Diwajibkan kepada anak perempuan untuk mencintai ketertiban dan kebersihan selamanya: bangun dari tidurnya dipagi hari, lalu mandi dengan menggunakan sabun dan handuk yang bersih, kemudian berwudhu' dan shalat subuh berjama'ah, setelah shalat berjama'ah bersalaman dengan kedua orang tuanya, lalu menyisir rambutnya dan memakai seraggam sekolah: yang bersih dan rabi, lanjut mempelajari pelajaran yang sudah dipelajari sebelum tidur.

-2- Kemudian sarapan supaya memperoleh kekuatan tenaga, dan supaya tidak membutuhkan makanan diluar rumah, seperti anak-anak perempuan yan sarapan di rumah anak perempuan lain. Kemudian merapikan alat-alatnya ke dalam tasnya, setelah itu melilhat jadwal pelajaran, agar tidak lupa dengan kitab atau bukunya, lalu meminta izin kepada kedua orang tua ketika akan berangkat ke sekolah, dan keluar dari rumah sebelum waktu masuk sehingga tidak datang terlambat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN KEGIATAN / PEMBELAJARAN DI TK - Konsep Dasar Penilaian, Prosedur, Jenis, dan Alat Penialaian TK

 

Terjemah Mabadi' Fiqih Juz 1 (2)

S: Apa niat wudhu' itu? J: Niat wudhu' yaitu: Saya berniat menghilangkan hadats kecil. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa Hadats 1  kecil itu? J: Yaitu sesuatu sesuatu yang menyebabkan batalnya wudhu'. 1. Hadats yaitu sesuatu yang timbul pada diri seteleh mengalami perkara yang membatalkan wudhu'. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa perkara yang membatalkan wudhu? J: Hal-hal yang membatalkan wudhu ada 5: 1) Keluarnya sesuatu dari kedua lubang, 2) Hilangnya akal, 3) Tidur, 4) Menyentuh perempuan yang bukan muhrim, 5) Menyentuh qubul atau dubur dengan menggunakan telapak tangan. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Siapa itu perempuan yang bukan muhrim? J: Perempuan yang bukan muhrim yaitu perempuan yang haram untuk dinikahi karena sebab nasab, atau sepe...

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 1 (Pelajaran 2) NASAB DAN WAFATNYA AYAH RASULULLAH SAW

-1- Ayah Rasul: Abdullah bin Abdul Mutholib bin Abdi Manaf bin Qusay bin Kilab. -2- Ibu Rasul: Aminah bin Wahab bin Abdi Manaf bin Zuhroh bin Kilab. -3- Nasab ibu dan ayah Rasul bertemu pada kakk rasul yang kelima yaitu Kilab. -4- Ayah Rasul wafat ketika Rasul masih di dalam kandungan, dan usia ayah Rasul pada waktu itu 18 tahun, dan dimakamkan di kota Madinah, dan orang tuanya tidak meninggalkan harta untuk Rasul. SOAL Siapakah nasab Rasul dari arah ayahnya? Siapakah nasab Rasul dari arah ibunya? Pada kakek siapa nasab Ibu dan Ayah bertemu? Kapan ayah Rasul wafat? Dimakamkan di mana ayah Rasul? RINGKASAN Ayah Rasul bernama Abdullan bin Abdul Mutholib, dan Ibu beliau Aminah binti Wahab. Nasab Ibu dan Ayah Rasul bertemu pada kakeknya yang kelima. Ayah Rasul meninggal ketika Rasul masih di dalam kandungan.