Langsung ke konten utama

Akhlak Lil Banat Juz 1 Bab 18. KASIH SAYANG AYAH

Seorang laki-laki akan mencintai anak perempuannya dengan rasa cinta yang sangat besar, karena anak perempuan tersebut melaksanakan nasihat-nasihat. Pada suatu hari anak perempuan tersebut lalai akan nasihat-nasihat ayahnya, anak perempuan tersebut mencampur makanannya dan memakannya dengan tanpa aturan, ayahnya pun memperingatkannya akan hal tersebut, akan tetapi anak perempuan itu tidak mendengarkan perkataan laki-laki tersebut sehingga perut anak perempuan tersebut menjadi sangt sakit. Ayahnya pun memanggilkannya dokter untuk memeriksa penyakitnya, dan dituliskan resep obat-obatan. Ayahnya membelikan obat yang mahal untuknya di apotik, dan juga membayar biasa pemeriksaan yang sangat mahal kepada dokter tersebut, tetapi ayahnya tidak memperdulikan hal-hal tersebut, karena sesungguhnya laki-laki tersebut senang jika anaknya cepat sembuh.

Ketika anak perempuan tersebut melihat kebaikan ayahnya tersebut, dia meneteskan air mata dan hatinya dipenuhi perasaan bahagia. Setelah beberapa hati, anak perempuan tersebut sembuh dari sakitnya, dan berjanji akan selamanya melaksanakan apa yang ayahnya nasihatkan kepadanya. Dan tidak akan lalai akan perintah-perintah ayahnya, hingga dia terhindar dari penyakit, dan hidup dengan tenang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN KEGIATAN / PEMBELAJARAN DI TK - Konsep Dasar Penilaian, Prosedur, Jenis, dan Alat Penialaian TK

 

Terjemah Mabadi' Fiqih Juz 1 (2)

S: Apa niat wudhu' itu? J: Niat wudhu' yaitu: Saya berniat menghilangkan hadats kecil. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa Hadats 1  kecil itu? J: Yaitu sesuatu sesuatu yang menyebabkan batalnya wudhu'. 1. Hadats yaitu sesuatu yang timbul pada diri seteleh mengalami perkara yang membatalkan wudhu'. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa perkara yang membatalkan wudhu? J: Hal-hal yang membatalkan wudhu ada 5: 1) Keluarnya sesuatu dari kedua lubang, 2) Hilangnya akal, 3) Tidur, 4) Menyentuh perempuan yang bukan muhrim, 5) Menyentuh qubul atau dubur dengan menggunakan telapak tangan. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Siapa itu perempuan yang bukan muhrim? J: Perempuan yang bukan muhrim yaitu perempuan yang haram untuk dinikahi karena sebab nasab, atau sepe...

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 1 (Pelajaran 2) NASAB DAN WAFATNYA AYAH RASULULLAH SAW

-1- Ayah Rasul: Abdullah bin Abdul Mutholib bin Abdi Manaf bin Qusay bin Kilab. -2- Ibu Rasul: Aminah bin Wahab bin Abdi Manaf bin Zuhroh bin Kilab. -3- Nasab ibu dan ayah Rasul bertemu pada kakk rasul yang kelima yaitu Kilab. -4- Ayah Rasul wafat ketika Rasul masih di dalam kandungan, dan usia ayah Rasul pada waktu itu 18 tahun, dan dimakamkan di kota Madinah, dan orang tuanya tidak meninggalkan harta untuk Rasul. SOAL Siapakah nasab Rasul dari arah ayahnya? Siapakah nasab Rasul dari arah ibunya? Pada kakek siapa nasab Ibu dan Ayah bertemu? Kapan ayah Rasul wafat? Dimakamkan di mana ayah Rasul? RINGKASAN Ayah Rasul bernama Abdullan bin Abdul Mutholib, dan Ibu beliau Aminah binti Wahab. Nasab Ibu dan Ayah Rasul bertemu pada kakeknya yang kelima. Ayah Rasul meninggal ketika Rasul masih di dalam kandungan.