Langsung ke konten utama

Akhlak Lil Banat Juz 1 Bab 15. KASIH SAYANG IBU

-1- Datang seorang wanita miskin kepada Aisyah ra dengan membawa kedua anak perempuannya, kemudia Aisyah ra memberi wanita tersebut 3 buah kurma, kemudian wanita tersebut membagikan kepada kedua anak perempuannya masing-masing 1 buah kurma. Wanita tersebut mengangkat sebuah kurma untuk dimasukkan kedalam mulutnya, lalu kedua anak perempuannya menginginkan kurma tersebut dan wanita tersebut menyuilkan kurmanya dan membagikan kepada kedua anak perempuannya, Aisyah ra pun senang terhadap wanita tersebut dan menceritakan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW. Rasul pun bersabda: Sesungguhnya Allah sudah mewajibkan atas wanita tersebut surga, karena kasih sayangnya kepada kedua anaknya.

-2- Na'imah adalah anak perempuan yang taat kepada ibunya. Karena hal itu ibunya sangat mencintainya. Pada suatu hari Na'imah sedang sakit. Dan terlihat kesedihan diwajah ibunya hingga menetes air mata di kedua pipinya. Ibunya pun menjadi tidak bisa tidur dan tidak makan kecuali sedikit. Selamanya ibunya berdoa kepada Allah agar diberikan kesembuhan kepada anak yang sangat ia cintai. Na'imah pun diberi kesembuhan. Ibunya pun sangat bahagia dan bertambahlah cintanya kepada anaknya tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhlak Lil Banat juz 1 Bab 40. NASIHAT UMUM (1)

-1- Wahai anak perempuan yang cerdas: ketika kalian menuntun sesuatu kepada seseorang, terlebih kepada ibu kalian, maka janganlah kalian berkata kepada ibu kalian: Berikan aku ini, lakukan seperti ini. Tetapi lakukanlah seperti dengan tata makerama, dan ucapkan: silahkan ibu, atau silahkan melakukan ini, kemudian berterima kasihlah kalian kepada ibu kalian atas bantuan dari nya, dengan berkata: Terima kasih, atau terima kasih banyak. atau: Allah akan membalas kebaikanmu. -2- Ketika seseorang berkata kepada kalian, maka dengarkanlah dengan sesama, dan jangan memutus perkatannya, tetapi tunggulah sampai dia selesai berbicara, ketika seseorang datang kepada kalian dengan perkataan atau cerita bersungguh-sungguhlah dalam mendengarkannya, jangan berkata kepada dia: sesungguhnya saya sudah mendengarkan cerita ini, agar hati orang tersebut tidak sakit. -3- Selalu jagalah kebersihan gigi kalian, seperti menggunakan siwak atau sikat gigi setiap hari apa lagi setelah makan sehingga gigi...

PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN KEGIATAN / PEMBELAJARAN DI TK - Konsep Dasar Penilaian, Prosedur, Jenis, dan Alat Penialaian TK

 

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 1 (Pelajaran 2) NASAB DAN WAFATNYA AYAH RASULULLAH SAW

-1- Ayah Rasul: Abdullah bin Abdul Mutholib bin Abdi Manaf bin Qusay bin Kilab. -2- Ibu Rasul: Aminah bin Wahab bin Abdi Manaf bin Zuhroh bin Kilab. -3- Nasab ibu dan ayah Rasul bertemu pada kakk rasul yang kelima yaitu Kilab. -4- Ayah Rasul wafat ketika Rasul masih di dalam kandungan, dan usia ayah Rasul pada waktu itu 18 tahun, dan dimakamkan di kota Madinah, dan orang tuanya tidak meninggalkan harta untuk Rasul. SOAL Siapakah nasab Rasul dari arah ayahnya? Siapakah nasab Rasul dari arah ibunya? Pada kakek siapa nasab Ibu dan Ayah bertemu? Kapan ayah Rasul wafat? Dimakamkan di mana ayah Rasul? RINGKASAN Ayah Rasul bernama Abdullan bin Abdul Mutholib, dan Ibu beliau Aminah binti Wahab. Nasab Ibu dan Ayah Rasul bertemu pada kakeknya yang kelima. Ayah Rasul meninggal ketika Rasul masih di dalam kandungan.