Langsung ke konten utama

Terjemah Kitab Mabadi' Fiqih Juz 3 (MUQODDIMAH)

بِسْمِ الله الرَّاحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

segenap puji bagi Allah SWT yang telah mengaruniakan petunjuknya agar kita memeluk agama Islam, tidak mungkin kita akan memperoleh petunjuk seandainya Allah SWT. tidak memberikan petunjuknya kepada kita.

Shalawat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW. yang telah membawa cahaya petunjuk, juga atas seluruh keluarga dan sahabat-sahabatnya yang merupakan bintang menuju jalan kebenaran.

Buku ini merupakan pelajaran dalam ilmu Fiqih merupakan mazhab Imam Syafi'i RA. Pelajarannya saya pilihkan aagar dapat digunakan oleh pelajar sekolah atau pesantren Islam Indonesia. Buku ini saya bagi dalam empat Juz, dan dalam penyusunannya saya berpedoman kepada kemampuan yang sesuai dengan alam negara Indonesia, juga mengingat apa yan menjadi kegemaran dan kuatan akal pikiran para pelajar.

Saya panjatkan do'a kepada Allah SWT agar mengtahkik (mengadakan) apa yang menjadi maksud saya tadi, sebab apa yang menjadi idaman saya tak lain hanya sumbangan kebaikan menurut apa yang dapat saya sampaikan, juga tiada yang saya harap dapat membimbing kecuali Allah SWT. Hanya kepada-Nya saya berserah diri dan kepadanya pula kita akan kembali

Pengarang Kitab :
Umar Abdul Jabbar

Oleh :
Husnul Khotimah, S.Kom.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGEMBANGAN ALAT PENILAIAN KEGIATAN / PEMBELAJARAN DI TK - Konsep Dasar Penilaian, Prosedur, Jenis, dan Alat Penialaian TK

 

Terjemah Mabadi' Fiqih Juz 1 (2)

S: Apa niat wudhu' itu? J: Niat wudhu' yaitu: Saya berniat menghilangkan hadats kecil. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa Hadats 1  kecil itu? J: Yaitu sesuatu sesuatu yang menyebabkan batalnya wudhu'. 1. Hadats yaitu sesuatu yang timbul pada diri seteleh mengalami perkara yang membatalkan wudhu'. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Apa perkara yang membatalkan wudhu? J: Hal-hal yang membatalkan wudhu ada 5: 1) Keluarnya sesuatu dari kedua lubang, 2) Hilangnya akal, 3) Tidur, 4) Menyentuh perempuan yang bukan muhrim, 5) Menyentuh qubul atau dubur dengan menggunakan telapak tangan. ----------------------------------------------------------------------------------------------- S: Siapa itu perempuan yang bukan muhrim? J: Perempuan yang bukan muhrim yaitu perempuan yang haram untuk dinikahi karena sebab nasab, atau sepe...

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 1 (Pelajaran 2) NASAB DAN WAFATNYA AYAH RASULULLAH SAW

-1- Ayah Rasul: Abdullah bin Abdul Mutholib bin Abdi Manaf bin Qusay bin Kilab. -2- Ibu Rasul: Aminah bin Wahab bin Abdi Manaf bin Zuhroh bin Kilab. -3- Nasab ibu dan ayah Rasul bertemu pada kakk rasul yang kelima yaitu Kilab. -4- Ayah Rasul wafat ketika Rasul masih di dalam kandungan, dan usia ayah Rasul pada waktu itu 18 tahun, dan dimakamkan di kota Madinah, dan orang tuanya tidak meninggalkan harta untuk Rasul. SOAL Siapakah nasab Rasul dari arah ayahnya? Siapakah nasab Rasul dari arah ibunya? Pada kakek siapa nasab Ibu dan Ayah bertemu? Kapan ayah Rasul wafat? Dimakamkan di mana ayah Rasul? RINGKASAN Ayah Rasul bernama Abdullan bin Abdul Mutholib, dan Ibu beliau Aminah binti Wahab. Nasab Ibu dan Ayah Rasul bertemu pada kakeknya yang kelima. Ayah Rasul meninggal ketika Rasul masih di dalam kandungan.